Bantuan Kembangkan Rumah untuk Pekerja Informal

rajakapling.com – Saat ini, masyarakat yang bekerja di sektor informal, masih sulit mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Persoalannya adalah karena bank di Indonesia belum bisa menerima bukti-bukti pendapatan tidak formal.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) akan mengembangkan sumah swadaya agar bank menerapkan sistem baru sehingga bisa menerima pengajuan KPR Swadaya dari masyarakat berpenghasilan informal seperti nelayan, pedagang kaki lima, petani, ataupun pekerja kasar konstruksi.

“Nanti, kami akan memberikan arahan kepada bank untuk membuka skema KPR Swadaya (KPRS) agar tidak lagi menggunakan daftar gaji tapi dari rekaman kemampuan menabung,” ujar Direktur Perencanaan Pembiayaan perumahan Kementerian PUPR, Poltak Sibuea, di Jakarta, Selasa (13/10/2015).

 

Post by Admin RK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *