Jual Kavling – Developer Properti Disandera Gara-gara Menunggak Pajak

Rajakapling.com – Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak DJP Sumut II melakukan penyanderaan (gijzeling) terhadap pemegang saham CV RK (persero), RAP. Penyanderaan dilakukan lantaran RAP menunggak pajak.

“Penyanderaan itu bekerja sama dengan Ditjen Permasyarakatan Kemenkumham dan Polri. RAP dititipkan di Rutan Klas I Tanjung Gusta Medan,” kata Direktur Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama, Kamis (28/4/2016).

Mekar Satria mengatakan RAP merupakan pengusaha yang bergerak di bidang pengembang perumahan (developer). Dia memiliki tunggakan pajak sebesar Rp680 juta. RAP dinilai tak punya itikad baik untuk melunasi pajaknya.

“Penagihan pajak dilakukan dengan memperhatikan itikad baik Wajib Pajak dalam melunasi utangnya. Jika penunggak pajak kooperatif melunasi utangnya, maka tindakan penagihan pajak secara aktif dengan penyanderaan dapat dihindari oleh Wajib Pajak,” jelasnya.

Menurutnya, setelah disandera penyidik selama kurang dari 24 jam, RAP pun akhirnya melunasi seluruh hutang pajak dan biaya penagihan pajak. Sehingga RAP telah dibebaskan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Apabila Wajib Pajak menemui kesulitan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan, bisa datang langsung ke KKP atau hubungi Kring Pajak di 1500 200,” bebernya.

Post by Admin RK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *